Tapi bagaimana dengan lingkungan tempat mereka tidur?
Kamar adalah cerminan kepribadian seseorang. Jadi apa yang dikatakan kamar kotor dan kotor tentang orang yang tidur di dalamnya? Ini menyiratkan bahwa pikiran dan kepribadiannya sama serampannya dengan kamarnya. Jika tidur nyenyak dan nyenyak adalah yang Anda kejar, maka perhatikan baik-baik lingkungan tidur Anda.
Ada beberapa jenis terapi yang ditujukan untuk penderita insomnia. Salah satunya adalah terapi stimulus-kontrol, yang mengajarkan mereka bagaimana memiliki kebersihan tidur yang tepat. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang ini, berikut adalah beberapa petunjuk.
Cara Mendapatkan Tidur Lebih Baik (dan Tertidur Lebih Cepat): 5 Tips Penting
Pertama, gunakan tempat tidur Anda hanya untuk tidur dan bercinta. Anda tahu bahwa banyak orang mengerjakan pekerjaan rumah, membaca, atau memakannya. Jangan ikuti mereka. Jangan mengasosiasikan tempat tidur Anda dengan stres dengan berbaring di atasnya memikirkan masalah Anda. Ketika ini terjadi, pergi ke suatu tempat ke tempat tertentu di rumah di mana Anda bisa memikirkannya. Disarankan memiliki tempat yang ditunjuk untuk mediasi.
Harus ada ventilasi di kamar Anda, kecuali jika Anda ingin bangun karena terlalu panas. Anda dapat membuka jendela untuk membiarkan udara bersirkulasi. Ada suara-suara yang mudah mengganggu Anda saat mencoba tidur. Bagi orang yang hipersensitif, bunyi berdengung pendek dapat dengan mudah menyemangati mereka. Dalam hal ini, gunakan penyumbat telinga. Meskipun ada suara-suara mengganggu yang menjengkelkan telinga, ada beberapa jenis suara seperti itu yang berasal dari kipas angin yang tidak mengganggu kita sama sekali. Mereka disebut white noise. Untuk
mencegah lampu mengganggu Anda, gunakan pelindung mata atau kerai.
Jika Anda orang yang sibuk, lakukan pekerjaan kantor atau sekolah di tempat lain kecuali di kamar Anda. Komputer, TV, dan stereo harus
ditempatkan di suatu tempat. Menonton TV atau menjelajahi internet selama berjam-jam sebelum tidur hanya akan merangsang korteks visual Anda, jadi hindari.
Selain itu, hindari minuman dan makanan berkafein. Mengapa? Mereka merangsang Anda yang membuat Anda tidak bisa tidur. Kecuali Anda salah satu dari orang-orang langka yang minum kopi dan masih bisa tidur sesudahnya, konsumsilah minuman berkafein terakhir Anda 3 jam sebelum waktu tidur Anda. Meskipun alkohol dapat menidurkan Anda, Anda akan terbangun lagi dengan perasaan dehidrasi, yang hanya dapat menjadi lebih buruk ketika Anda mencoba untuk tertidur lagi.
Juga, Anda mungkin mengembangkan kecanduan alkohol sebagai bentuk bantuan tidur, yang tidak sehat.
Merokok adalah kegiatan yang harus dihindari karena jam semakin dekat menjelang waktu tidur Anda. Anda mungkin bangun ketika tubuh Anda membutuhkan nikotin lagi, dan selain itu, itu bahaya kebakaran.
Selama jam-jam ini ketika semua yang Anda antisipasi adalah tidur Anda, Anda dapat mematikan lampu sehingga tubuh Anda mulai mereda tepat pada waktunya untuk tidur.
Tidur adalah aktivitas yang memberi otak cukup waktu untuk meremajakan dan merevitalisasi tubuh untuk hari berikutnya, jadi obati dengan hati-hati. Jangan mengabaikannya, atau Anda akan membayar konsekuensinya nanti.