Itulah alasan mengapa reaktor kalsium sangat penting untuk digunakan di akuarium. Reaktor kalsium ini dapat menghasilkan kalsium secara terus menerus di dalam tangki hingga mencapai tingkat yang tepat sehingga kondisi yang optimal tetap terjaga. Reaktor kalsium akan menggunakan karbon dioksida yang dikeluarkan sebagai produk limbah ke akuarium dan menghasilkan kalsium, yang dapat berguna dalam sejumlah cara untuk penghuni akuarium.
Berikut ini adalah dua cara penting di mana reaktor kalsium menjadi sangat diperlukan untuk akuarium.
Kalsium Reaktor, Bagian 1: Cara Mereka Bekerja dan Apa yang Anda Butuhkan
Manfaat yang paling menonjol dari penggunaan reaktor kalsium adalah bahwa mereka mempertahankan nilai pH air. Nilai pH air harus dipertahankan pada kondisi netral, tetapi jika levelnya berubah, maka air bisa menjadi terlalu asam atau terlalu basa bagi penghuni tangki. Ketika kalsium dilepaskan ke dalam air oleh reaktor kalsium, kalsium membantu menstabilkan nilai pH air dan mempertahankannya pada tingkat optimal..
Alga yang hidup di akuarium memainkan peran penting dalam ekosistem tertutup tangki. Mereka berguna untuk keberlangsungan hidup organisme di tangki terumbu Anda. Sebagai contoh, beberapa alga ini dapat membantu karang di dalam akuarium Anda dengan nutrisi mereka dengan membentuk hubungan yang saling menguntungkan dengan mereka. Tetapi ganggang, terutama ganggang yang tumbuh di karang, membutuhkan kalsium untuk bertahan hidup. Reaktor kalsium membantu memenuhi kebutuhan ini.
Menyiapkan reaktor kalsium dalam akuarium sangat sederhana, dan Anda dapat melakukannya sendiri dengan merujuk pada panduan DIY. Reaktor kalsium diatur dengan merakit beberapa komponen. Berikut adalah daftar komponen berbeda yang perlu dirakit:-
1. Silinder karbon dioksida? Karbon dioksida tersedia dalam silinder bertekanan. Ini hadir dalam botol isi ulang. Itu dilampirkan oleh tali ke akuarium sehingga tidak sengaja jatuh.
2. Media kalsium karbonat? Media disimpan dalam reaktor kalsium dan dilarutkan ke dalam tangki. Disolusi dikendalikan oleh nilai pH yang diatur dalam reaktor. Media kalsium karbonat ini adalah zat berbeda yang mengandung CaCO';3 di dalamnya, misalnya kalsit. Mereka perlahan dibiarkan larut ke dalam tangki.
3. Katup solenoid? Katup solenoida seperti sakelar yang digunakan untuk memungkinkan karbon dioksida mengalir ke reaktor. Biasanya dihubungkan antara silinder karbon dioksida dan reaktor utama. Metode koneksi lain adalah melampirkannya ke pengontrol pH dan kemudian memasukkan probe ke dalam reaktor.
4. Pompa? Pompa akan diminta untuk memasukkan air ke dalam reaktor. Lampiran pompa akan tergantung pada jenisnya; namun hubungan pompa harus sedemikian rupa sehingga sirkulasi air yang baik dipertahankan ke dalam reaktor.